Dua Bersaudara Asal Garut Harumkan Nama Daerah di Ajang Liga Karate Antar Pelajar Jawa Barat

Dua bersaudara asal Garut, M. Dzikri dan Tanzi Ariasy, raih juara di Liga Karate Antar Pelajar Jawa Barat 2025

HAI GARUT, BANDUNG – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia olahraga Kabupaten Garut. Dua atlet muda yang juga bersaudara berhasil mengharumkan nama daerahnya setelah menorehkan prestasi gemilang pada ajang Liga Karate Antar Pelajar Final Series 3 Jawa Barat, yang berlangsung di GOR KONI Jalan Jakarta, Bandung, pada awal November 2025.

Kedua atlet tersebut adalah M. Dzikri Fakhrie Nur Rahim (10) dan Tanzi Ariasy Faidillah (16), yang keduanya merupakan atlet binaan INKANAS Garut All Stars di bawah asuhan Sensei Deni Ardani. Dzikri, yang masih duduk di bangku SDIT Muhammadiyah Simpang-Bayongbong, berhasil meraih Juara 1 Kumite kategori Usia Dini +30 kg Putra. Sementara sang kakak, Tanzi, yang merupakan siswa SMAN 11 Garut, sukses menyabet Juara 2 Kumite Junior -61 kg Putra.

Kemenangan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi keduanya, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga karate di Kabupaten Garut terus menunjukkan perkembangan yang positif. Di tengah persaingan ketat antar-atlet dari berbagai kota dan kabupaten se-Jawa Barat, Dzikri dan Tanzi tampil percaya diri, penuh semangat, dan mampu menunjukkan teknik serta mental juang yang kuat.

Sensei Deni Ardani, pelatih sekaligus pembina dari INKANAS Garut All Stars, mengaku sangat bangga dengan pencapaian dua anak didiknya tersebut. Ia menilai hasil itu tidak lepas dari kerja keras dan disiplin latihan yang telah mereka jalani selama ini.

“Saya sangat bangga dengan pencapaian Dzikri (Raden) dan Tanzi. Mereka menunjukkan semangat juang yang luar biasa dan menjadi contoh bagi atlet muda lainnya di Garut. Ini hasil dari latihan yang disiplin, tekun, dan semangat pantang menyerah,” ujar Sensei Deni Ardani, Minggu (2/11/2025).

Menurut Deni, kedua atlet ini memiliki potensi besar untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan dukungan pelatih, orang tua, serta pemerintah daerah, ia optimistis Garut mampu melahirkan lebih banyak atlet karate berprestasi di masa mendatang.

“Kami dari INKANAS Garut All Stars akan terus berkomitmen melakukan pembinaan sejak usia dini. Semakin banyak atlet muda yang terasah sejak kecil, peluang Garut untuk bersaing di level nasional bahkan internasional akan semakin besar,” tambahnya.

Sementara itu, Tanzi Ariasy Faidillah, sang kakak, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih bersama adiknya. Ia mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan keras yang dijalani setiap hari di dojo.

“Alhamdulillah, kami bisa membawa nama Garut di ajang provinsi ini. Rasanya bangga sekali bisa naik podium bersama adik sendiri. Semoga ke depan kami bisa terus berprestasi dan mewakili Jawa Barat di kejuaraan nasional,” ungkap Tanzi.

Tanzi juga berharap dukungan dari pemerintah daerah terhadap para atlet muda terus ditingkatkan, terutama dalam hal fasilitas latihan, pelatihan rutin, dan kesempatan mengikuti turnamen di luar daerah.

Prestasi yang diraih dua bersaudara ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Garut. Selain memperkuat reputasi Garut sebagai daerah yang aktif dalam pembinaan olahraga, kemenangan ini juga menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk berani berprestasi di bidang apa pun yang mereka tekuni.

Ajang Liga Karate Antar Pelajar Jawa Barat sendiri merupakan kompetisi bergengsi yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah. Tujuannya tidak hanya untuk mencari atlet terbaik, tetapi juga mempererat semangat sportivitas dan persaudaraan antar pelajar di provinsi ini.

Dengan torehan medali emas dan perak dari Dzikri serta Tanzi, Garut kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu daerah penghasil atlet berpotensi di Jawa Barat. Harapan pun mengemuka agar prestasi ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan lebih besar di tingkat nasional bahkan internasional. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup