HaiGarut – Bayangkanlah awal tahun 2026 sebagai panggung besar di dunia bulu tangkis, di mana Jonatan Christie, yang akrab disapa Jojo, muncul sebagai pahlawan utama bagi Indonesia. Dengan daftar peringkat Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) untuk minggu pertama 2026 yang diumumkan pada Kamis, Jojo berhasil menduduki posisi keempat dunia, mengumpulkan poin sebanyak 81.924. Ini bukan sekadar angka; ini adalah bukti ketangguhan seorang atlet yang terus berjuang di tengah persaingan ketat.
Apa yang membuat pencapaian ini begitu mengagumkan? Jojo kini menjadi satu-satunya pemain tunggal putra Indonesia yang berhasil menyusup ke jajaran 10 besar dunia sejak awal tahun. Jika kita bandingkan dengan posisinya di awal 2025, ia memang turun satu tingkat, namun ia tetap bertahan di kelompok elit pemain tunggal putra global—sebuah prestasi yang layak diapresiasi, mengingat tekanan tinggi di olahraga ini. Di bawahnya, Alwi Farhan tampil sebagai pemain Indonesia berikutnya yang patut diperhitungkan, dengan posisi ke-17 dunia dan poin 54.350. Ini adalah momen bersejarah bagi Alwi, karena ini pertama kalinya ia masuk ke peringkat 20 besar dunia di awal musim, menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia siap mengambil alih estafet.
Sementara itu, Mohammad Zaki Ubaidillah menempati urutan ke-48 dengan poin yang sama, 54.350, menambah dinamika persaingan internal di tim nasional. Tak kalah menarik, beberapa nama lainnya berhasil menembus 100 besar dunia, seperti Prahdiska Bagas S. di posisi ke-49 dengan 31.810 poin, Chico Aura Dwi Wardoyo di ke-50 dengan 31.530 poin, dan Anthony Sinisuka Ginting di ke-58 dengan 27.670 poin. Pemain-pemain seperti Muhamad Yusuf (51, 30.110 poin), Yohanes Saut Marcellyno (79, 22.654 poin), Bismo Raya Oktora (86, 21.120 poin), serta Christian Adinata (98, 19.600 poin) juga turut memperkaya barisan, membuktikan bahwa Indonesia memiliki talenta yang dalam dan siap bersaing di turnamen-turnamen besar.
Data peringkat ini memberikan pandangan awal yang menarik tentang posisi pemain tunggal putra Indonesia di arena internasional pada awal musim 2026. Dengan serangkaian kejuaraan global yang akan segera dimulai, seperti All England atau Kejuaraan Dunia, para pemain ini diharapkan bisa menunjukkan performa terbaik mereka. Jojo, sebagai pemimpin, tentu saja menjadi sorotan utama—ia bahkan telah menyatakan tekadnya untuk menghindari cedera sebagai prioritas tahun ini, dan berjanji untuk memberikan yang terbaik di pertandingan pamungkas World Tour Finals. Ini adalah tahun yang penuh potensi, di mana bulu tangkis Indonesia bisa kembali bersinar terang!
Peringkat Dunia Tunggal Putra BWF (Minggu Pertama 2026):
- Shi Yu Qi (China) – 110.047 poin
- Kunlavut Vitidsarn (Thailand) – 97.279 poin
- Anders Antonsen (Denmark) – 95.213 poin
- Jonatan Christie (Indonesia) – 81.924 poin
- Li Shi Feng (China) – 81.628 poin
- Chou Tien Chen (Taiwan) – 79.889 poin
- Christo Popov (Prancis) – 78.740 poin
- Alex Lanier (Prancis) – 72.611 poin
- Kodai Naraoka (Jepang) – 71.454 poin
- Loh Kean Yew (Singapura) – 65.709 poin
…
- Alwi Farhan (Indonesia) – 54.350 poin
- Mohammad Zaki Ubaidillah (Indonesia) – 54.350 poin
- Prahdiska Bagas S. (Indonesia) – 31.810 poin
- Chico Aura Dwi Wardoyo (Indonesia) – 31.530 poin
- Muhamad Yusuf (Indonesia) – 30.110 poin
- Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia) – 27.670 poin
- Yohanes Saut Marcellyno (Indonesia) – 22.654 poin
- Bismo Raya Oktora (Indonesia) – 21.120 poin
- Christian Adinata (Indonesia) – 19.600 poin