Positif Covid-19, Wabup Garut Putri Karlina Jalani Perawatan Intensif
HaiGarut – Wakil Bupati Garut Putri Karlina, saat ini masih menjalani perawatan medis secara intensif setelah dinyatakan positif terpapar Covid-19. Kabar mengenai kondisi kesehatannya tersebut disampaikan langsung oleh Putri Karlina melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan insta story yang dibagikan, Putri Karlina mengungkapkan bahwa kondisi kesehatannya sempat menurun cukup drastis. Ia mengalami sejumlah keluhan, mulai dari tubuh menggigil, mual, muntah, hingga kesulitan untuk makan. Selain itu, suhu tubuhnya juga sempat mengalami peningkatan, berada di kisaran 37,5 hingga 38,5 derajat Celsius.
Putri Karlina menjelaskan bahwa pada awalnya ia mencoba menjalani perawatan dengan metode rawat jalan. Namun, seiring kondisi fisik yang terus melemah dan tidak memungkinkan untuk beraktivitas normal, tim medis akhirnya menyarankan agar ia menjalani perawatan inap guna mendapatkan penanganan yang lebih intensif dan terpantau.
Melalui unggahan yang sama, Wakil Bupati Garut tersebut juga menyampaikan permohonan doa kepada seluruh masyarakat Garut agar segera diberikan kesembuhan. Ia berharap bisa kembali pulih, sehat seperti sedia kala, dan segera melanjutkan tugas-tugas pemerintahan.
“Saya mohon doanya dari semua warga Garut, semoga bisa segera pulih, sehat kembali, dan bisa cepat bekerja serta kembali berbaur bersama masyarakat,” tulis Putri Karlina dalam unggahannya.
Unggahan tersebut sekaligus menjadi penjelasan atas absennya Putri Karlina dalam sejumlah agenda pemerintahan yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian, dukungan, dan doa yang diberikan oleh berbagai pihak, baik dari jajaran pemerintahan maupun masyarakat luas.
Kabar terkonfirmasinya Covid-19 yang dialami Wakil Bupati Garut ini menjadi pengingat bahwa virus tersebut masih menjadi ancaman nyata. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dengan menjaga daya tahan tubuh, memperhatikan kondisi kesehatan, serta tidak mengabaikan gejala yang muncul, meskipun terlihat ringan.











