Puncak Arus Balik Diprediksi Sabtu–Minggu, Polisi Antisipasi Kepadatan di Garut
HaiGarut – Kepolisian Resor Garut memprediksi puncak arus balik libur Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, akan terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu hingga Minggu, 3–4 Januari 2026. Mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dan potensi kemacetan, jajaran kepolisian telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan, termasuk menurunkan tim khusus pengurai kepadatan lalu lintas di titik-titik rawan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, AKP Aang Andi Suhandi, menjelaskan bahwa sejak dimulainya libur Natal dan Tahun Baru, arus kendaraan dari arah Bandung menuju Garut terpantau mengalami peningkatan signifikan. Lonjakan tersebut didominasi kendaraan wisatawan yang menuju berbagai destinasi wisata di Garut dan sekitarnya.
Namun, seiring mendekati berakhirnya masa libur dan dimulainya kembali aktivitas kerja maupun sekolah, arus kendaraan diperkirakan akan berbalik arah menuju Bandung dan kota-kota besar lainnya.
“Puncak arus balik kami perkirakan terjadi pada Sabtu dan Minggu. Seluruh personel sudah kami siapkan, termasuk tim urai yang akan bergerak cepat jika terjadi kepadatan,” ujar AKP Aang, Jumat (2/1/2026).
Peningkatan Arus Mulai Terlihat
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sejak memasuki awal tahun 2026, arus kendaraan dari arah Garut menuju Bandung mulai menunjukkan peningkatan, terutama pada sore hingga malam hari. Kepadatan paling terasa terjadi di kawasan persimpangan Sigobing, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kemacetan.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Satlantas Polres Garut menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, termasuk sistem satu arah atau one way, guna mempercepat pergerakan kendaraan dan mencegah antrean panjang.
“Untuk sementara, kepadatan paling dominan masih terjadi di Sigobing. Di titik itu kami lakukan pengaturan lalu lintas secara fleksibel, menyesuaikan kondisi di lapangan,” jelasnya.
Sementara itu, kondisi lalu lintas di jalur nasional lintas Malangbong–Limbangan hingga saat ini masih terpantau relatif lancar dan belum mengalami penumpukan kendaraan yang berarti.
Imbauan Keselamatan bagi Pengendara
Menghadapi puncak arus balik, Satlantas Polres Garut juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemudik, agar mempersiapkan perjalanan dengan baik. Kondisi fisik pengendara serta kelayakan kendaraan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan demi keselamatan selama di perjalanan.
“Pastikan badan dalam kondisi fit dan kendaraan benar-benar siap jalan. Jangan memaksakan diri jika sudah merasa lelah,” kata AKP Aang.
Selain itu, pihak kepolisian juga tidak merekomendasikan penggunaan jalur alternatif penghubung Garut–Bandung. Selain minim penerangan, sejumlah ruas jalan alternatif dinilai memiliki tingkat risiko kecelakaan yang lebih tinggi, terutama saat malam hari dan cuaca kurang bersahabat.
“Kami sarankan pengendara tetap menggunakan jalur utama yang sudah kami siapkan pengamanannya. Personel akan terus berjaga untuk memastikan arus balik berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.
Dengan kesiapan personel, penerapan rekayasa lalu lintas, serta dukungan kedisiplinan pengendara, kepolisian berharap puncak arus balik libur Tahun Baru 2026 di Kabupaten Garut dapat berlangsung tertib, aman, dan tanpa kemacetan panjang.











