HUT PGRI ke-80 di Malangbong, Suara Guru Honorer Menggema di Tengah Semarak Lomba

HaiGarut — Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 di Kecamatan Malangbong tahun ini berlangsung meriah sekaligus penuh makna. Tidak hanya diwarnai berbagai perlombaan antar guru, momentum ini juga menjadi ajang penyampaian aspirasi mengenai masa depan dan kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya guru honorer.
Pengurus PGRI Cabang Malangbong menyelenggarakan beragam kegiatan yang melibatkan guru dari berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari cabang olahraga badminton, voli, hingga permainan tradisional hadangan dan dagongan. Lomba seni seperti solo vokal serta kompetisi akademik cerdas cermat antar guru juga tak kalah menyedot antusiasme peserta.
“Kegiatan tahun ini terasa lebih semarak. Para guru sangat antusias mengikuti perlombaan,” ujar Ketua PGRI Cabang Malangbong, Dadang, Rabu (26/11/2025).
Selain kompetisi, momen HUT PGRI juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru. Salah satunya melalui penguatan wawasan mengenai regulasi pendidikan serta implementasi kurikulum terbaru.
Dadang menyampaikan bahwa pihaknya memberikan materi terkait G7 Kebiasaan Indonesia Hebat, yang menekankan penguatan karakter peserta didik melalui kebiasaan positif, seperti, Bangun pagi tepat waktu
, Beribadah, Berolahraga, Makan sehat, Giat belajar, Bermasyarakat, Tidur lebih awal.
“Guru harus terus mengembangkan diri, baik pengetahuan maupun teknologi, agar selaras dengan perkembangan zaman. Ini penting untuk mencetak peserta didik menjadi profil lulusan yang diharapkan,” tegasnya.
Di tengah kemeriahan, suara guru honorer juga menggema dengan satu harapan besar: kepastian masa depan. Dadang menegaskan bahwa pemerintah perlu memberikan perhatian serius terhadap status serta kesejahteraan guru non-ASN.
“Harapan kami, tidak ada PHK bagi guru honorer. Honor sekolah yang belum masuk Dapodik pun harus segera masuk Dapodik,” ungkapnya.
Menurut Dadang, kontribusi guru honorer selama ini sangat besar dalam mendukung keberlangsungan pendidikan di berbagai sekolah. Karena itu, mereka layak mendapatkan jaminan status dan peningkatan kesejahteraan yang lebih baik. (R)






