Kawah hingga Camping Ground Jadi Daya Tarik Gunung Papandayan Saat Nataru
HaiGarut -Ribuan wisatawan dari berbagai daerah memadati kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, selama libur Natal dan Tahun Baru. Daya tarik kawah aktif, hutan mati, area perkemahan, hingga kolam air panas alami menjadi magnet utama bagi pengunjung.
Manajer Operasional TWA Gunung Papandayan, Amin Kaban, menyebutkan jumlah pengunjung pada Minggu (28/12/2025) mencapai lebih dari 5.200 orang. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan hari biasa yang rata-rata hanya di bawah seribu pengunjung.
“Sejak Rabu, 24 Desember, sudah mulai terlihat lonjakan kunjungan,” ujar Amin saat ditemui di kawasan wisata tersebut.
Menurutnya, wisatawan datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta dan wilayah sekitarnya, Bandung, serta wisatawan lokal Garut yang masih mendominasi. Mereka memanfaatkan momen libur akhir tahun untuk menikmati kawasan kawah, hutan mati, berkemah, hingga berenang di kolam air panas alami.
Meski terjadi peningkatan, Amin menilai jumlah kunjungan tahun ini belum melampaui capaian pada periode libur akhir tahun sebelumnya. Namun, ia memperkirakan arus wisatawan masih akan terus bertambah hingga pergantian tahun.
“Peningkatan tetap ada, tapi belum setinggi tahun lalu,” katanya.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pihak pengelola telah menambah personel keamanan yang disiagakan selama 24 jam, mulai dari pintu masuk, area parkir, jalur pendakian, hingga lokasi perkemahan.
“Seluruh area dijaga oleh petugas keamanan kami secara bergantian,” tambahnya.
Selain pengamanan internal, kawasan wisata alam tersebut juga mendapat dukungan pengamanan dari kepolisian, TNI, serta instansi pemerintah daerah guna menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan.
Kapolsek Cisurupan, AKP Masrokan, mengatakan pihaknya rutin melakukan patroli dan koordinasi dengan pengelola wisata, tim kesehatan, serta unsur pemerintah lainnya.
“Kami terus melakukan patroli dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan nyaman bagi para pengunjung,” ujarnya.
Salah seorang wisatawan asal Garut, Kahdi, mengaku memilih Gunung Papandayan sebagai destinasi liburan karena lokasinya relatif dekat. Namun, ia tidak menyangka harus menghadapi antrean panjang kendaraan di pintu masuk kawasan wisata.
“Tadi sempat antre lama karena parkiran di atas penuh. Pengunjungnya memang luar biasa ramai,” tuturnya.













